Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) https://tdjpai.iaiq.ac.id/index.php/pai <p><strong>Ta’limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies)</strong></p> Prodi Pendidikan Agama Islam IAI Al-Qodiri Jember en-US Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 2746-7600 Implementasi Penerapan Metode Tartili Daiam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Di TPQ Nurul Hikmah Kertonagoro Jenggawah Jember https://tdjpai.iaiq.ac.id/index.php/pai/article/view/14 <p><strong>Abstract: </strong><em>The purpose of this study is to describe the implementation of the Tartili method in learning to read the Qur'an at TPQ Nurul Hikmah Kertonegoro Jenggawah Jember. This thesis is a descriptive qualitative field research, namely a method that describes the results of research in the field by means of objective rational thinking, therefore the data is collected through observation, interviews, and documentation, while the data analysis uses data reduction. The general conclusion in writing this thesis is that the implementation of the Tartili method in TPQ Nurul Hikmah Kertonegoro Jenggawah Jember has produced children who are able to read the Koran fluently, well and correctly, and students are able to understand the rules of reading the Koran that is read.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Tartili Method, al-Qur’an Learning</em></p> Luluk Masfufah Copyright (c) 2021 Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 2021-11-12 2021-11-12 2 1 1 26 Strategi Islamic Parenting Terhadap Dinamika Pendidikan Karakter Dan Spiritualitas Anak Dalam Menghadapi Society 5.0 https://tdjpai.iaiq.ac.id/index.php/pai/article/view/15 <p><span style="font-weight: 400;">Peran teknologi saat ini sangat dibutuhkan oleh sektor pendidikan. Di mana pendidikan merupakan sektor yang menjadi pencetak generasi masa depan dan pembangun peradaban.&nbsp; Dimulai dari Revolusi Industri 4.0 yang ramai diperbincangkan pada 2018 lalu. Revolusi industri 4.0 merupakan tahapan termutakhir dari berbagai fase revolusi industri. Sedangkan Society 5.0 lebih menekankan pada penahapan peradaban manusia yang dicanangkan oleh pemerintah Jepang dalam membangun rencana kondisi masyarakat yang lebih maju dan ideal. Akan tetapi, dengan adanya era disrupsi ini, belum apa-apa sebagian generasi muda yang belum memiliki kesiapan mulai terkena dampaknya. Apabila dibiarkan tentu hal ini akan menjadi sesuatu yang lebih serius. Di mana karakter dan spiritualitas anak semakin tergerus oleh arus digitalisasi. Pada titik inilah peran orang tua sebagai madrasah pertama anak diperlukan. Khususnya kondisi pasca pandemi yang rencananya pembelajaran daring akan diberlakukan secara permanen lewat aktualisasi blended learning pada sekolah di Indonesia. Hal ini menjadi tantangan bagi orang tua untuk mengetahui apa aja goals yang perlu dimiliki oleh anak dalam mempersiapkan Society 5.0 dengan tetap mengokohkan identitas anak yang berkarakter sebagai umat beragama. Bagaimana peran orang tua menghindari anak dari dampak sekularisasi pada pengetahuan yang bisa membuat generasi muda kehilangan identitasnya. </span></p> Raisya Shabira Nursetya Elan Sumarna Ganjar Eka Subakti Copyright (c) 2021 Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 2021-11-12 2021-11-12 2 1 27 37 Rekonstruksi Makna Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani Oleh Ki Hadjar Dewantara https://tdjpai.iaiq.ac.id/index.php/pai/article/view/16 <p>Lahirnya pola pendidikan yang dirumuskan dengan tiga pilar pemikiran Ki Hadjar Dewantara ialah sebagai upaya memulihkan sistem pendidikan di Indonesia yang sempat mengalami kemerosotan. Terdapat empat rumusan guna menggambarkan sosok Ki Hadjar Dewantara. Pertama, ialah sketsa biografi. Kedua, <em>Makna </em><em>Ing</em> <em>Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani</em><em>,</em>Ketiga, ialah analisis teori rekonstruksi. Keempat Membangun Kembali Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani dalam Bingkai Neo Ki Hadjar Dewantara. Dalam artikel ini penulis menggunakan pendekatan analisis teori rekonstruksi tersebut sebagai bangunan argumentasi untuk merefleksikan kesegaran pemikiran Ki Hadjar Dewantara</p> <p><strong>Kata Kunci : Ki Hajar Dewantara, Tiga Semboyan Ki Hajar Dewantara, Teori </strong><strong>Rek</strong><strong>onstruksi</strong></p> Imam fawaid Copyright (c) 2021 Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 2021-11-12 2021-11-12 2 1 38 46 Konseling Kebersyukuran: Mencari Ayat Ayat Kebersyukuran Di Dalam Al Quran https://tdjpai.iaiq.ac.id/index.php/pai/article/view/22 <p>Kebersyukuran adalah tema yang bisa digunakan dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari ayat ayat kebersukuran di dalam Al quran. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan( <em>library research</em>), data mengenai penelitian ini diperoleh dari artikel dan buku-buku yang terkait dengan penelitian ini.&nbsp; Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif<sup>. </sup>Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kepustakaan ini adalah sebagai berikut:a) Studi Pustaka,&nbsp; b) Studi Dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah a) Sumber data primer berupa kitab suci al quran, b) Sumber data sekunder adalah kitab <em>Al-Mu'jam al-Mufahras lialfazhi al-Qur'an al-Karim</em> karya Muhammad Fuad Abdul Baqi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriftif. Kesimpulan penelitian ini yaitu, 1) bahwa terdapat 54 ayat yang membahas tentang keberyukuran dan&nbsp; 2) Terdapat 12 ayat yang diturnkan di Madinah dan 42 ayat turun di Mekah.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Busro Al Karim Amien Wahyudi Copyright (c) 2021 Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 2021-11-12 2021-11-12 2 1 47 53 Pola Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Covid-19 https://tdjpai.iaiq.ac.id/index.php/pai/article/view/21 <p><strong>The learning pattern is the form used by educators in delivering learning materials and dynamizing the teaching and learning process. Before the outbreak that hit the world, namely the Covid-19, learning patterns in educational institutions were direct, namely the learning and teaching process took place in the classroom where students developed knowledge, thinking skills and psychomotor skills through direct interaction with learning resources designed in the syllabus. and lesson plans in the form of learning activities. However, during the pandemic, the world of education is required to apply indirect learning patterns to prevent crowds that make it easier to contract the disease. There are several patterns that are applied in the learning process, including online, offline, blended methods, home visits and others. The application of some of these patterns in Islamic Religious Education learning is adjusted to the design that has been prepared by the teacher by maximizing the transfer of knowledge and inculcating educational values.</strong></p> Nurul Iflaha Elok Rufaiqoh Copyright (c) 2021 Ta'limDiniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 2021-11-12 2021-11-12 2 1 54 69